Kepala Sekolah menyampaikan ucapan selamat atas kelulusan siswa SMK Muhammadiyah 2 Jatinom

Assalaamu ‘Alaikum Wr.Wb.
Tanggal 2 Mei 2020 Pukul 17.00 adalah momen yang sangat berarti bagi siswa kita Kl XII dan Bapak Ibu Guru. Pada saat itulah mereka menyelesaikan pembelajaran selama 3 tahun dan selama itu pula Bapak Ibu Guru mengantarkan mereka sampai di penghujung penentuan kelulusan. Suka dan duka menghiasi menghiasi proses tarbiyah/pendidikan untuk mengantarkan anak-anak kita sukses di masa depan. Tentulah selama itu ada tutur kata dan tingkah laku anak-anak kita yang sering membuat kita marah, jengkel, dan pusing seakan tidak menghargai pengorbanan kita. Lewat tulisan izinkan kami memohonkan maaf kepada Bapak dan Ibu Guru, semoga ketulusan Bapak Ibu menjadi jalan bagi anak-anak kita untuk dimudahkan Alloh untuk meniti karir selanjutnya. Ilmu yang kita berikan akan menjadi amal jariyah yang selalu mendatang pahala bagi kita.
Ucapan terima kasih yang sebanyak-banyak kami sampaikan kepada seluruh sivitas akademika/Guru dan Karyawan yang turut mengantarkan keberhasilan siswa kita. Semoga Alloh SWT selalu membimbing kita untuk menjadikan SMK Muhammadiyah 2 Jatinom lebih maju.

SMK Bisa
SMK Hebat
SMK Muh. 2 Bisa Hebat

Wassalaamu ‘Alaikum Wr.Wb

Arif Muhamadi, S. Pd.

SMK Muhammadiyah 2 Jatinom Rayakan Kelulusan

KLATEN – SMK Muhammadiyah 2 Jatinom, Klaten punya cara sendiri dalam merayakan kelulusan. Siswa dan siswi kelas XII membagikan 300 takjil dan dua lusin masker kepada pengguna jalan yang melintas di depan sekolah, Minggu (3/5).

Takjil yang dibagikan berupa es buah dan masker. Dibagikan 20 siswa kelas XII jurusan Teknik Permesinan (TP) I. Anggaran berasal dari donasi siswa secara mandri. Aktivitas terpuji ini sebagai wujud rasa syukur siswa atas kelulusan tahun ajaran 2019-2020 ini. Harapannya setelah lulus, mereka segera mendapat pekerjaan sesuai bidangnya.

“Mumpung bulan Ramadan, pembagian takjil ini sesuai kesepakatan musyawarah dengan teman-teman di grup WhatsApp. Takjil kami bagikan kepada pengguna jalan yang melintas. Termasuk petani yang baru pulang dari sawah di depan sekolah,” kata koordinator kelas XII TP I SMK Muhammadiyah 2 Jatinom Fauzan Yazid Alkhoiri, kemarin (5/5).

Fauzan menilai syukuran dengan berbagi takjil dan masker lebih bermanfaat. Tanpa mengganggu ketertiban lingkungan. Kendati demikian, pembagian tetap memperhatikan protokol kesehtaan pencegahan pandemi virus korona (Covid-19). Yakni menerapkan physical distancing.

“Kami ingin hapus stigma negatif, bahwa tidak semua anak SMK nakal. Sekaligus memberi contoh yang baik kepada adik-adik kelas. Supaya nantinya kalau mereka lulus tidak konvoi. Diganti dengan kegiatan bakti sosial (baksos),” imbuhnya.

Humas SMK Muhammadiyah 2 Jatinom Muhammad Sungkono terkejut dengan aktivitas terpuji siswanya. “Bangga sekali. Anak-anak yang kami kira tidak punya pemikiran seperti itu, justru berinisiatif mengadakan baksos. Peduli kepada sesama yang membutuhkan di tengah pandemi Covid-19,” Katanya, Selasa (5/5).

Aksi serupa diadopsi siswa kelas XII jurusan Teknik Audio dan Video di Alun-Alun Klaten, Senin (4/5). Kali ini, anggaran penggadaan takjil dari siswa dan donasi guru. “Anak-anak jurusan Teknik Audio dan Video membagikan 50 bungkus nasi ayam dan 50 takjil kolak serta camilan,” bebernya.

Sementara itu, SMK Muhammadiyah 2 Jatinom memiliki 4 program keahlian. Di antaranya Teknik Kendaraan Ringan Kelas Daihatsu, Audio dan Video Kelas Robotic, Mesin Kelas CNC, Teknik Permesinan Industri, serta Multimedia Film dan Animasi. “Total siswa kami 1.306. Tahun ini meluluskan 369 siswa,” paparnya. (ryn/fer)

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2020

Nadiem: Belajar Tidak Selalu Mudah, Ini Saatnya Mendengar Nurani Pidato lengkap Hardiknas 2020 Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam kebajikan Bapak dan Ibu yang kami muliakan dan segenap insan pendidikan ditanah air, Selamat merayakan hari Pendidikan Nasional Tahun 2020 Peringatan Hari Pendidikan Nasional kali ini harus kita lakukan ditengah pandemi COVID – 19. Semoga Kita semua diberikan kesehatan, kekuatan, dan semangat agar bisa melalui masa sulit ini. Saat ini kita sedang melalui krisis COVID – 19.

Krisis yang memakan begitu banyak nyawa. Krisis yang menjadi tantangan luar biasa bagi negara kita dan seluruh dunia. Tetapi, dari krisis ini kita mendapatkan banyak sekali hikmah dan pembelajaran yang bisa kita terapkan saat ini dan setelahnya. Untuk pertama kalinya, guru-guru melakukan secara daring atau online, menggunakan tools atau perangkat baru, dan menyadari bahwa sebenarnya pembelajaran bisa terjadi di manapun. Orang tua, untuk pertama kalinya menyadari betapa sulitnya tugas guru. Betapa sulitnya tantangan untuk bisa mengajar anak secara efektif.

Kemudian menimbulkan empati kepada guru yang tadinya mungkin belum ada. Guru, siswa, dan orang tua sekarang menyadari bahwa pendidikan itu bukan sesuatu yang hanya bisa dilakukan di sekolah saja. Tetapi, pendidikan yang efektif itu membutuhkan kolaborasi yang efektif dari tiga hal ini, guru, siswa, dan orang tua. Tanpa kolaborasi itu, pendidikan yang efektif tidak mungkin terjadi. Bapak dan ibu yang kami banggakan, Kita sebagai masyarakat juga belajar betapa pentingnya kesehatan, Betapa pentingnya kebersihan. Betapa pentingnya norma – norma kemanusiaan didalam masyarakat kita. Timbulnya empati, timbulnya solidaritas ditengah masyarakat kita pada saat pandemi COVID – 19 ini merupakan suatu pembelajaran yang harus kita kembangkan. Bukan khanya di masa krisis ini, tetapi juga disaat krisis ini telah berlalu.

Belajar memang tidak selalu mudah, tetapi inilah saatnya kita berinovasi. Saatnya kita melakukan berbagai eksperimen. Inilah saatnya kita mendengarkan dan bangsa yang lebih baik di masa depan. Baca juga: Hardiknas, Saya Menulis Ini dengan Tetes Air Mata… Terima kasih telah mengikuti anjuran Bapak Presiden untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta tetap belajar, bekerja, dan beribadah di rumah saja.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Om Shanti Shanti Shanti Om, Namo Buddhaya, Salam kebajikan

Jakarta, 2 Mei 2020
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,

 

Nadiem Anwar Makarim

Menekan Penyebaran Covid-19,SMK Muhammadiyah 2 Jatinom Bagikan Wastafel Portabel

Dalam rangka menekan penyebaran covid, SMK Muhammadiyah 2 Jatinom membagikan wastafel portabel hasil karya tim pengembang teknologi ke kesejumlah instansi di Jatinom meliputi desa Krajan, KUA Jatinom, Kecamatan, Polsek, Koramil dan PKU Muhammadiyah Jatinom.

Arif Muhammadi, Kepala sekolah SMK Muhammadiyah 2 Jatinom menyampaikan, bahwa wastafel portabel adalah karya tim pengembang teknologi SMK Muhammadiyah 2 Jatinom. Selain pembagian wastafel portabel , SMK juga melakukan kegiatan peduli dampak covid 19 berupa pembagian masker, dan sembako bersubsidi.

Humas SMK Muhammadiyah 2 Jatinom,  Sukono juga menyampaikan bahwa kegiatan pembagian wastafel portabel ke beberapa instansi merupakan bentuk kerjasama dan kepedulian dari instansi pendidikan kejuruan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.

“Sebagai instansi kejuruan, SMK Muhammadiyah 2 Jatinom berusaha untuk membuat terobosan teknologi dalam penganan bencana yang salah satunya waftafel portabel. Semoga masyarakat pendidikan selalu proaktif untuk bersama sama dalam penganganan bencana sehingga musibah covid 19 segera berakhir”,ucapnya, kemarin (1/5/2020).

Sedangkan Kepala KUA Jatinom, Iskak Sulistya, mengapresiasi kegiatan dan menyampaikan terimakasih kepada SMK Muhammadiyah 2 Jatinom yang memberikan kontribusi nyata untuk menekan penyebaran covid 19 berupa wastafel portabel beserta hands shop untuk sarana cuci tangan bagi masyarakat yang sangat praktis.

Semarakkan Jumbara PMI, SMK Muhammadiyah 2 Jatinom Raih Runer Up

Untuk meningkatkan skill siswa dalam pengetahuan ke-palang merah-an dan menumbuhkan spirit peduli sosial kemanusiaan, kontingen PMR Wira SMK Muhammadiyah 2 Jatinom mengikuti kemah jumpa bakti gembira (Jumbara) PMR Kabupaten Klaten di Bumi Perkemahan Kepurun (Kamis s/d Sabtu/ 13 – 15 September 2018).

 

Melalui tema kegiatan, “Remaja sehat, cerdas, peduli sesama”, aktivis PMR SMK Muhammadiyah 2 Jatinom diharapkan menjadi generasi remaja yang sehat secara fisik, cerdas secara pemikiran dan memiliki kepedulian dalam menolong sesama yang sedang terkena musibah, demikian disampaikan Muji Lestari, S.Pd., selaku Pembina PMR Wira SMK Muhammadiyah 2 Jatinom.

Pada kesepatan lain, Arif Muhammadi selaku kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 2 Jatinom mengungkapkn harapan bahwa dengan ikut kegiatan perkemahan Jumbara, semoga tumbuh kader-kader Muhammadiyah yang semakin peduli terhadap upaya menyehatkan masyarakat sebagaimana juga menjadi concern gerakan dakwah Muhammadiyah melalui Amal Usaha di bidang kesehatan.